Bila semua aksara hanya bualan
Semua detik demi detik hanya rayuan
Dan semua senyum mu hanya topeng aku rasa kau tak lebih dari seorang manusia gurita, dengan warna yang menarik dengan plakton nya seolah kau punya seribu tangan untuk melindungiku tapi nyatanya setelah aku ingin menggapai mu kmu justru meludahiku dengan tinta hitam ? Kau tau tinta hitam itu apa ? Itu adalah seribu luka sayang ?
Kau tau ? Senyum mu yang menggemaskan seperti gurita itu justru palsu dan mungkin tanpa kamu sadari kamu telah membohongi wanita yang serba tak tau apa apa ini, sementara aku yg baru saja ingin mengenal cinta bisa apa ? Tertawa dengan kebodohan ku ini, menertawakan diri sendiri yang begitu tolol memuja manusia gurita seperti mu, kamu bisa membodohi orang orang dengan senyum manis mu tapi tidak aku sayang, aku ini perasa
Lewat pesan saja bisa ku tebak kau hanya mengadu hati yang hampir bosan di buat menunggu, lalu jika tebakan ku ini benar ?, apa aku harus bertanya "kemana aku harus pergi ?,atau kemana aku harus pulang",bukan kah itu pertanyaan yang tolol ? Tolong aku tolong aku ingin hanyut di terjang ombak menuju ketepian
ini adalah suatu kata yang menjadikan ku ada, menjadikan semua prosa dan aksara menjadi nyawa
Senin, 08 September 2014
Manusia gurita!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar